Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komp. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

TUGAS JARINGAN KOMPUTER ( SUBNETING )

Nama  :Zaenur Rohman
NIM     : SIR200933
Tugas : Jaringan Komputer
Dosen : Nahar Mardiyantoro M. Kom

Cara Menentukan Jumlah Subnet, Jumlah Host Per Subnet dan Alamat Valid dengan 380pc
Dengan PC 380 kita gunakan  kelas C, dengan 2 NetID yang berbeda misalkan 192.168.0.0 dan 192.168.1.0 dengan CIDR 29. Masing-masing NetID terdapat 190 PC. Maka kita dapat menghitungnya dengan cara:
Subnet mask= 255.255.255.248
11111111.11111111.11111111.11111000
a.      Jumlah subnet = 2x dimana x mewakili biner 1 pada subnet mask
= 25
= 32
b.      Jumlah host per subnet           = 2y – 2 dimana y mewakili biner 0 pada subnet mask
= 23 – 2
= 6
c.      Blok subnet      = 256 – 248
= 8
Blok subnet:
1.      0 + 8 = 8
2.      8 + 8 =16
3.      16 + 8 = 24
4.      24 + 8 = 32
5.      32 + 8 = 40
6.      40  + 8 = 48
…………….
32. 248 + 8 = 256

d.      Alamat valid

1
2
3
4
5
...
32
Net ID
0
8
16
24
32
248
Host
1
6
9
14
17
22
23
30
33
38
249
255
Broadcast
7
15
23
31
39
256

Dari cara di atas kita dapat menyimpulkan:
1.      Terdapat 32 NetID dan 32 Broadcast.
2.      Setiap NetID dan broadcast terdapat 6 PC.
3.      Alamat valid yang dapat kita gunakan dengan masing-masing NetID yaitu:
-          192.168.0.0 s.d 192.168.0.151 dengan 1 alamat sebagai router
-          192.168.1.0 s.d 192.168.1.151 dengan 1 alamat sebagai router
Kita dapat mencobanya dengan packet tracer 3.2, misalkan kita ambil contoh setiap NetID 1 PC dan hasilnya:
-          PC0 dengan IP Address 192.168.0.1/29 Subnet Mask 255.255.255.248 dengan gateway 192.168.0.3 dan port pada router yaitu port 0/0 dengan IP Address 192.168.0.3 dan Subnet Mask 255.255.255.248.
-          PC1 dengan IP Address 192.168.1.1/29 Subnet Mask 255.255.255.248 dengan gateway 192.168.1.5 dan port pada router yaitu port 1/0 dengan IP Address 192.168.1.5 dan Subnet Mask 255.255.255.248.



Jumat, 04 November 2011

Menganalisa rancangan jaringan menggunakan Topologi Star


BORANG PRAKTIKUM
(Jaringan Komputer / IP & Infrastruktur 1)


Kelompok       : - 
Anggota          : Eko Ardianto   (SIR200909)
                            Zaenur Rohman (SIR200933)
Tujuan            : Menganalisa rancangan jaringan menggunakan Topologi Star

Rancangan Jaringan
Hasil Analisis
1.   Percobaan  PC ke PC



 


2.   Percobaan 3 buah PC dengan 1 HUB
                 Gambar. Percobaan pertama


                   Gambar. Percobaan Kedua


3.   Percobaan 3 buah PC dengan 1 SWITCH
                 Gambar. Percobaan pertama
         Gambar. Percobaan kedua



4.   Percobaan 6 buah PC dengan 2 SWITCH
  
            Gambar.Percobaan pertama






             




                Gambar.Percobaan kedua







-      Percobaan dengan menggunakan 2 PC yaitu PC0(192.168.0.1) dan PC1(192.168.0.2)  berhasil, data terkirim,











-      Percobaan pertama pengiriman data dari PC0(192.168.0.1) melalu HUB ke PC2(192.168.0.3) berhasil






-      Percobaan kedua pengiriman data secara bersamaan dari PC0(192.168.0.1) melalui HUB ke PC2(192.168.0.3) dan PC1(192.168.0.2) melalui HUB ke PC2(192.168.0.3) hasilnya terbakar dikarenakan data bertabrakan










-      Percobaan pertama pengiriman data dari PC0(192.168.0.1) melalu SWITCH ke PC2(192.168.0.3) berhasil



 

-      Percobaan kedua pengiriman data secara bersamaan dari PC0(192.168.0.1) dan PC1(192.168.0.2) melalui SWITCH ke PC2(192.168.0.3) berhasil, data terkirim.







-      Percobaan pertama pengiriman data secara bersamaan dengan menggunakan Network ID yang sama dari PC2(192.168.0.3) dan PC0(192.168.0.1) melalui SWITCH0 kemudian SWITCH1 menuju ke PC3(192.168.0.4) berhasil, data terkirim.









-      ­ Percobaan kedua pengiriman data secara bersamaan dengan menggunakan Network ID yang berbeda dari PC2(192.168.0.3) dan PC0(192.168.0.1) melalui SWITCH0 kemudian SWITCH1 menuju ke PC3(192.168.1.4) tidak berhasil, data tidak terkirim.








Kesimpulan :
  1. Kesimpulan pertama  perbedaan pengiriman data menggunakan  HUB dan SWITCH, pengiriman data dengan menggunakan HUB tidak dapat dilakukan secara bersamaan misalnya pada analisa no.2 diatas pada percobaan kedua dari PC0 melalui HUB ke PC2 dan PC1 melalui HUB ke PC2 dilakukan secara bersamaan maka data tidak bisa terkirim /  gagal, dibanding dengan menggunakan SWITCH pengiriman data secara bersama bisa dilakukan contohnya pada analisa no.3 diatas.
  2. Kesimpulan kedua perbedaan pengiriman data menggunakan Network ID yang sama pada analisa no.4 percobaan pertama pengiriman data secara bersama dapat dilakukan dibanding dengan menggunakan Network ID yang berbeda / tidak sama pada analisa no.4 percobaan kedua pengiriman data secara bersamaan tidak dapat dilakukan karena harus diperlukan alat bantu lagi yang dinamakan Router.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host